Jumat, 25 Mei 2012

KIAT-KIAT MEMBINA PERSAHABATAN


Ada pepatah yang mengatakan bahwa "Seribu kawan masih kurang, Satu musuh kebanyakan". Ini berarti bahwa jika kita memiliki banyak teman maka kita akan mendapatkan banyak manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga kita diharapkan berteman dengan orang banyak. Di sisi lain kita juga harus menghindari permusuhan dengan orang lain karena hanya mendatangkan kerugian bagi kita.
Orang yang egois, keras kepala, culas, munafik, pelit, sombong, dengki, dsb umumnya sangat mudah untuk membuat musuh dan dijauhi oleh orang-orang di sekitar kita. Tetapi orang yang dermawan, suka menolong, suka membantu, gotong royong, baik hati, rendah hati, jujur, sopan, dll akan sangat mudah mencari teman dan kawan pun akan datang dengan sendirinya.
Hati-hati dan selalu waspada dengan penjahat dan manusia berotak kriminal
karena mereka dapat sewaktu-waktu merugikan anda dengna melakukan berbagai tindak kriminal atau perbuatan tidak menyenangkan anda serta keluarga dan orang-orang yang anda cintai. Berkawan dengan penjahat tidak banyak keuntungannya karena mereka senang mendapat perhatian dan bantuan anda tetapi mereka enggan berbuat kebajikan kepada anda dan cenderung sewaktu-waktu bisa berubah menjadi musuh yang kejam dan tidak berperasaan / berperikemanusiaan.
Remaja suka bersahabat, rasa solidaritas diantara mereka tinggi sekali bahkan mereka lebih mengutamakan teman atau sahabat dari pada orang tua, mereka mau berkorban apa saja demi persahabatan. Faktor inilah yang mendukung sekali persahabatan. Tetapi tidak sedikit remaja yang jatuh karena gagal dalam persahabatan. Karena dia tidak sadar kalau dia selama bersahabat itu di jajah pribadinya oleh sahabatnya. Hal tersebut merupakan kejahatan yang terselubung dalam kedok persahabatan. Kita semua harus waspada jangan lengah dan terkecoh. Penjajahan pribadi dalam persahabatan artinya memaksakan seseorang tidak bebas menentukan atau mengambil keputusan dalam hal-hal yang pokok atau penting. Akibatnya ia tidak bisa menjadi dirinya sendiri, tetapi selalu di atur dan di kendalikan orang lain atau sahabatnya.
Untuk membina suatu persahabatan di perlukan kiat-kiat khusus, hendaknya hal ini disadari dan dilaksanakan oleh masing-masing yang ingin sukses dalam persahabatan. Kiat-kiat tersebut sekaligus merupakan tujuan dari membina persahabatan itu sendiri, yaitu:
1.      Memahami tingkah laku orang lain. Caranya bersikaplah ramah tamah, lupakan diri sendiri, ingatlah kepada orang lain, perhatikan orang lain. Dalam tempo 2 bulan anda akan mendapatkan lebih banyak teman dengan memperhatikan orang lain dari pada anda hanya memperhatikan diri sendiri saja. Memperhatikan orang lain artinya bersikap ramah kepada mereka, mendengarkan pendapat mereka, tentang keluarga, tentang hobinya dan lain-lain.
2.      Senyumlah dengan tulus kepada orang lain. Hal tersebut adalah suatu cara yang sederhana untuk mendapatkan kesan pertama yang baik.
3.      Mengingat nama orang lain. Kalau ada orang lain yang tidak kenal dengan kit, tetapi ia hafal nama kita, memanggilnya dengan baik, ia juga mengetahui siapa kita. Pasti kita akan merasa senang. Napoleon seorang raja terkenal merasa sangat penting menghafal orang-orang yang di jumpainya, meskipun ia sibuk. Kalau ia lupa ia akan mengatakan "Maaf saya tidak begitu jelas mendengar nama Tuan". Jika nama itu di ulangi dan ternyata agak aneh ia bertanya lagi "Bagaimana mengejanya ?" Selama percakapan-percakapan yang di lakukan kemudian, ia berusaha menyebut nama itu beberapa kali.
4.      Menjadi pendengar yang baik. Setiap orang ingin di dengar kata-katanya, tapi sedikit sekali orang yang suka mendengarkan orang lain. Kalau kita ingin punya sahabat, pandai-pandailah mendengarkan dia, dan berilah alasan dan kesempatan kepada orang lain supaya beebicara tentang dirinya sendiri.
5.      Bagaimana caranya menarik simpati orang lain. Cara paling mudah menuju hati seseorang adalah menyilahkan dia berbicara tentang hal-hal yang paling di hargainya. Atau berbicaralah tentang hal-hal yang menarik perhatian orang yang anda hadapi.
6.      Usahakanlah supaya orang-orang lain itu merasa bangga dan penting dan kagumilah dengan ikhlas.
7.      Tidak menanyakan latar belakangnya. Sebab terkadang orang merasa tersinggung bila di tanya latar belakangnya. Dan di khawatirkan memilki latar belakang yang buruk.
8.      Jangan berharap orang lain menjadi sahabat kita. Tapi berpikirlah bagaimana caranya kita menjadi sahabat yang baik buat orang lain. Lakukan dengan 1001 cara dan dengan cara-cara yang positif. Sebab bila kita terlalu berharap tapi tidak kesampaian maka yang timbul rasa sakit hati.
9.      Bantu orang lain ketika sedang susah karena biasanya orang yang sedang kesusahan bila di tolong, maka pertolongan itu tidak akan pernah di lupakannya.
10.  Jenguk teman yang sakit karena kedatangan kita sudah merupakan obat baginya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar